Pengungkapan Rasa Kata dan Asa

kejujuran yang diluapkan sebagai gambaran dan pengekspresian suasana hati

Minggu, 28 Maret 2010

RODA KARMA

Tepatnya tanggal 27 Maret 2010, seorang lelaki berinisial 'W' sedang berharap untuk dapat kembali menjalin hubungan spesial dengan sang mantan kekasih 'C'. Hubungan mereka berakhir di awal bulan Maret 2008 akibat 'W' yang berselingkuh dibelakang 'C'. Perjalanan cinta yang dirajut selama 8 bulan itu hanya menghasilkan perih dan luka yang sangat mendalam di hati 'C'. Sakit, pedih, dan hancur yang selalu dirasakan oleh 'C' yang saat itu berusia 16 tahun. Baru sekali dalam hidupnya dicampakkan oleh lelaki yang selalu Ia banggakan di depan orang-orang. Mungkin saja, ini merupakan pelajaran untuk hidup 'C' selanjutnya agar lebih berhati-hati dalam memberi hati.

Usaha yang sangat keras dilakukan oleh 'C' untuk melupakan 'W', alhasil semakin Ia melupakannya semakin pedih yang terasa. Lebih dari setengah tahun berusaha untuk melupakannya dan kemudian BERHASIL. 'C' dapat menerima semua kenyataan yang ada dan mengambil hikmah daripada kejadian itu. Memang hati kecil 'C' menjerit-jerit dalam tangis ketika tahu setelah mereka berpisah 'W' langsung meresmikan hubungan dengan selingkuhannya yang berinisial 'D'. Terlintas kabar dari surat elektronik, 'W' dan 'D' akan melangsungkan pertunangan. Betapa tersayat pedihnya hati 'C' mendengar kabar tersebut. Apalagi, sempat beberapa bulan setelah peresmian hubungan mereka, 'D' pernah menuliskan pesan singkat kepada 'C'.

"Woy C, please lo ga usah ganggu kehidupan gue sama W!" Kata 'D' kepada 'C' melalui pesan singkat
"Emangnya knapa? Toh gue juga ga ngapa-ngapain kan sama dia" balas 'C'.
"Lo tuh perusak hubungan orang, jadi ga usah rese deh mendingan" kata 'D'.
"Jelas-jelas lo yang ngerusak hubungan gue sama W" balas 'C'.
"Dasar b*tch!!" sinis 'D' dalam pesan singkat dan tidak dibalas oleh 'C'.
"Knapa lo ngomong gitu ? Berasa suci lo!" Emosi 'C' di dalam hatinya.

Beberapa lama setelah itu, 'C' selalu diteror melalui pesan singkat oleh 'D' yang mengatakan hal-hal negatif kepada 'C'. Betapa menderitanya perjalanan cinta pertama 'C' pada saat itu. Beberapa lama setelah melupakan kejadian itu, 'C' mendengar kabar bahwa 'D' putus dengan 'W' akibat hal yang sama yang dialami oleh 'C'. Dari situ 'C' menyimpulkan bahwa, "sekali orang melakukan pengkhianatan kepada teman terdekatnya, pasti pengkhianatan itu akan selalu berlaku untuk semua orang". Hal inilah yang membuat 'C' tergerak untuk belajar menjadi pribadi yang mengerti akan tujuan hidup. Sekarang ini, 'W' telah mendapatkan pelajaran dari perilakunya terhadap 'C' dan 'D', bahwa 'W' telah dimainkan oleh wanita pujaannya. Dan SEKARANG 'W' meminta 'C' untuk KEMBALI kepadanya dan memulai lembaran yang baru. Jelas saja hal tersebut ditentang oleh 'C', karena 'C' tahu persis tindakan 'W' yang dahulu, pasti akan terulang kembali.


"Jadi untuk kalian yang mengalami kejadian seperti 'C' diatas, untuk belajar memahami karakter orang lain dan berpikir secara positif dalam mengambil keputusan"

Jumat, 26 Maret 2010

SEDERAJAT TAPI TAK SAMA


Jauh hari setelah liburan panjang, C kembali beraktivitas seperti biasa untuk kuliah. Sebelum C berpamitan kepada kedua orang tuanya untuk berangkat kuliah, Ia melihat seorang lelaki tua sedang memotong rumput di halaman rumahnya. Betapa kerja keras lelaki tua itu. Walaupun panas matahari yang menyilaukan, tetap saja tidak dapat membakar semangatnya. Sesekali lelaki tua itu mengusapkan peluh yang membasahi sekitar wajahnya yang berkeriput itu. Beberapa saat kemudian, seorang pria setengah baya yang berpakaian rapi dan terlihat intelek yang merupakan teman ayah C datang ke rumahnya. Lalu muncul pertanyaan didalam hati C,"mengapa banyak orang menilai rendah pekerjaan lelaki tua yang sebagai tukang rumput ini, padahal belum tentu orang yang berdasi dan berprofesi 'tingkat atas' itu mendapatkan posisinya saat ini dengan bekerja keras secara ikhlas dan jujur seperti lelaki tua ini. Apakah nilai keikhlasan dan kejujuran sudah tidak lagi dipertimbangkan di jaman sekarang ini?"

USAI UJIAN NASIONAL


Tepatnya tanggal 26 Maret 2010 ini A telah menyelesaikan ujian nasional yang begitu berat. Walaupun ujian ini begitu cepat, hanya lima hari (untuk SMA), tetapi telah membuat otak anak-anak di sekolah Z begitu tertekan.
"belajar selama tiga tahun tetapi di akhiri dengan 12 jam ujian yang menentukan kelulusan, apakah itu adil?"
Mungkin banyak orang berpendapat, apabila ujian nasional dapat berjalan dengan efektif untuk meningkatkan mentalitas serta daya juang yang dimiliki oleh pelajar. Tetapi dalam realita, lebih dari 50% pelajar di Indonesia menghalalkan segala cara menyimpang untuk menghadapi ujian nasional ini. Itulah yang selalu terlintas dipikiran A. Apakah ujian nasional ini berguna?